Mobil Panther tidak Limbung, Ini Tipsnya

Mobil Panther tidak Limbung, Ini Tipsnya

Mobil Panther tidak limbung wajib diketahui setiap pengemudi agar tahu apa penyebabnya dan bagaimana solusinya. Kendaraan atau mobil yang berukuran besar atau non-sedan pada umumnya mengalami masalah yang sama. Mobil berukuran besar atau dikenal dengan tipe SUV sering mengalami limbung atau oleng.

Salah satu jenis mobil berbody besar yang gampang oleng adalah Panther. Mengapa mobil berukuran besar mudah limbung? Mobil tipe SUV kebanyakan memiliki body yang tinggi ketimbang lebar bodynya. Jarak lantai mobil pun lebih tinggi dibandingkan dengan model sedan. Inilah yang membuat mobil selain sedan lebih mudah limbung, seperti Panther.  

mobil panther tidak limbung

Tips Mobil Panther agar Tidak Oleng

Untuk meminimalisasi mobil limbung, termasuk Panther dibutuhkan sistem suspensi yang bagus. Pabrikan mobil kebanyakan menggunakan sistem suspensi yang standar, sehingga pengguna harus memodifikasi agar tidak terjadi limbung. Pasalnya mobil limbung cukup berbahaya jika berkendara. 

Modifikasi bisa dilakukan pada bagian suspensi. Anda hanya perlu menambah lapisan leaf spring dan melakukan penggantian shockbreaker double action. Tipe tersebut berisi oli untuk suspensi belakang. Sementara shockbreaker bagian depan diganti dengan double action yang berisi gas. Inilah shockbreaker Panther yang bagus. 

Anda akan merasakan mobil tidak terasa limbung jika melintasi belokan tajam atau jalanan yang tidak rata. Tentunya akan membuat perjalanan lebih terasa nyaman. Cara agar mobil Panther agar tidak limbung adalah dengan mengganti shockbreaker mobil dengan demikian suspensi Panther keras ketimbang bawaan dari pabrik. Jika ingin lebih nyaman tentunya Anda harus menggantinya. 

Baca Juga : Penyebab Mobil Limbung saat Jalan Pelan

Shockbreaker Double Action, Kurangi Limbung

Jika Anda telah mengganti salah satu komponen shock absorber (shockbreaker) memang ayunan akan lebih terasa  dibandingkan sebelumnya. Suspensi Panther keras akan menjadikan mobil lebih terasa enak jika dikemudikan kendati di medan berat sekalipun. Efek suspensi yang keras akan membuat mobil menjadi lebih ringan dan stabil. 

Nah, demikian yang bisa Anda coba untuk kendaraan Panther kesayangan. Jika shockbreaker diganti Anda pun bisa berkendara lebih nyaman dan aman. Selamat mencoba cara agar mobil Panther tidak limbung.

 

Penyebab Mobil Limbung di kecepatan rendah, dan solusinya

Penyebab Mobil Limbung di kecepatan rendah, dan solusinya

Apakah anda pernah merasa ketika mengemudi dengan kecepatan rendah, mobil jadi terasa sangat goyang/limbung? Tentu hal ini akan terasa tidak nyaman saat berkendara. Namun, pemilik mobil sepertinya tidak tahu apa yang menyebabkan mobilnya bergetar di kecepatan rendah. Jika mobil Anda terasa goyang, tentu ada bagian yang rusak di bagian dalam mobil. Nah kali ini kita akan membahas lebih dalam tentang penyebab mobil goyang saat dikendarai dengan kecepatan rendah.

mobil limbung

  1. Kemacetan Pada Cross Joint Propeler Shaft

Biasanya ini berlaku untuk mobil yang didukung oleh sistem penggerak roda belakang (yaitu poros penggerak). Fungsi dari propeller ini adalah untuk mentransfer daya dari sistem transmisi ke poros. Tidak hanya bisa berputar dengan lembut, tetapi juga harus bergerak naik turun dengan lembut karena perubahan sumbu mobil.

Setiap ujung baling-baling memiliki sambungan universal atau cross joint, yang berfungsi agar ujung baling-baling dapat bergerak secara fleksibel. Namun, jika bagian ini macet, bahkan jika mobil berjalan lambat, karena tenaga dari sistem transmisi tidak dapat ditransmisikan dengan lancar dan menyebar ke bodi mobil, getaran masih akan terasa.

Untuk itu diperlukan keseimbangan pada poros penggerak agar komponen dapat berputar dengan seimbang. Jadi saat melakukan perbaikan mobil, pastikan untuk memeriksa baut-baut bagian pengikatnya. Apakah ada bagian yang longgar. Jika bautnya kendor, bisa mengenai tangki bahan bakar dan menyebabkan kebocoran. Lebih buruk lagi, itu dapat menyebabkan mobil terbakar. Untuk itu penting dilakukan pengecekan cross joint, untuk mengeceknya tentunya harus dilepas. Namun, pembongkaran komponen tersebut tentunya membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian.

  1. Engine Mouting Mesin

Komponen ini berfungsi sebagai peredam utama dari mesin ke bodi kendaraan. Di mobil biasa, setidaknya ada 3 engine mount. Kerusakan instalasi mesin biasanya tidak terjadi pada saat mobil berjalan, tetapi terjadi pada saat mobil distarter dan sesaat setelah mesin dimatikan. Getaran mesin akan terasa lebih besar dari biasanya. Untuk memeriksa apakah braket mesin rusak, Anda perlu memeriksa braket mesin yang rusak secara langsung.

  1. Velg Roda Yang Penyok

Penyebab lain mobil goyang pada kecepatan rendah mungkin adalah roda yang rusak. Jika kondisi roda mobil penyok dan sudah tidak akurat lagi, maka inilah penyebab mobil bergoyang. Saat ban mobil berputar, rasanya bergetar, lalu getaran itu diteruskan ke bodi. Roda yang rusak biasanya terletak di bagian depan mobil.

Gejala yang dirasakan biasanya roda kemudi itu sendiri bergoyang. Bahkan jika roda rusak, kebisingan sering dihasilkan karena kontak ban yang tidak sempurna di jalan. Jika roda Anda rusak, segera ganti dengan yang baru. Ada banyak jenis velg mobil yang beredar di pasaran, jadi Anda harus memilih velg yang sesuai dengan spesifikasi, kualitas kualitas terbaik.

  1. Keausan Pada Kampas Kopling dan Cover Clutch

Komponen kopling mobil yang mengalami keausan juga menjadi penyebab ketidakstabilan saat berkendara di kecepatan rendah. Ada tiga bagian penting dalam kopling, yaitu roda gila, lapisan kopling dan penutup lapisan kopling. Getaran yang dirasakan biasanya berasal dari permukaan flywheel yang tidak rata dan aus. Untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat mengganti kopling sambil menghaluskan permukaan roda gila lagi.

Beberapa orang biasanya segera mengganti satu set kopling. Namun skema ini sebenarnya tidak menyelesaikan permasalahan yang ada, karena sumbernya berasal dari flywheel.

  1. Permukaan Ban Yang Menggelembung

Alasan lain mungkin inflasi permukaan ban mobil. Karena ban tidak kempes, mobil akan goyang meski dalam kecepatan rendah. Penyebab ban mobil kembung mungkin karena kebiasaan pengemudi menggunakan mobil dengan kecepatan tinggi di jalan yang rusak dan bergelombang.

Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa mencoba mengganti ban mobil dengan ban baru, agar tidak membahayakan saat berkendara. Jangan lupa perhatikan pola ban mobil, perhatikan kedalamannya, apakah tidak jelek. Jangan lupa juga tips perawatan ban mobil yang benar agar ban mobil tetap dalam kondisi prima walaupun digunakan setiap hari.

  1. Masalah Pada Shockbreaker

Shockbreaker merupakan komponen yang sangat penting pada sebuah kendaraan, fungsi dari komponen ini adalah untuk meredam getaran pada jalan yang tidak rata. Namun, jika bagian ini rusak, mobil akan terasa goyang meski digunakan pada kecepatan rendah.

Untuk mengatasi masalah ini, tentu saja perlu menggantinya dengan komponen baru. Namun, jika kondisi shock breaker masih baru, dapat dipastikan bahwa masalah tersebut disebabkan oleh pemasangan yang tidak tepat. Anda dapat membawa mobil ke bengkel resmi untuk memastikan penyetelan peredam kejut mobil.

Nah, itulah penjelasan mengenai jitter kecepatan rendah yang perlu diperhatikan. Tangani segera kerusakan yang ada untuk menghindari risiko kemungkinan bahaya saat berkendara. Tentu saja, jangan lupa untuk melakukan perawatan rutin agar suku cadang mobil tetap dalam kondisi baik. Semoga informasi di atas bermanfaat bagi anda